Metode Pembalajaran PAUDIH Jadi Contoh Guru Dari Batang

PAUDIH NEWS – Tamu jauh-jauh dari Batang berkunjung ke PAUD Islam Hidayatullah ada apa? mungkin itu sebuah pertanyaan yang tepat bagi orang yang penasaran ketika mengetahui ada rombongan orang datang ke Kampus PAUD Islam Hidayatullah (PAUDIH). Untuk menjawab pertanyaan tersebut berikut ini laporannya.

Kamis (13/1/22) PAUDIH Islam Hidayatullah kedatangan tamu berjumlah 12 orang. Tamu istimewa tersebut berasal dari sekolah-sekolah untuk anak usia dini di Kabupaten Batang. Mereka datang sekitar pukul 07.30 Wib. disambut kepala sekolah Bu Nur’ain, S.Pd. dan beberapa kepala divisi dari LPI Hidayatullah, diantaranya Pak Adi Suipto sebagai kepala divisi kurikulum, dan Bu Suci Wulansari selaku kepala kesiswaan dan pembinaan karakter. Tamu-tamu tersebut kemudian diantar berkeliling melihat kelas-kelas yang ada di PAUDIH.

Belajar STEAM, loose parts dan pembelajaran berbasis sentranya PAUDIH.

Baca juga:

Menurut kepala rombongan, Ibu Siti Isyanti menjelaskan, keperluannya beserta rombongannya adalah belajar mengenai pembelajaran berbasis sentra, STEAM dan Loose parts yang sudah dijalankan di PAUD Islam Hidayatullah. Beliau juga menyatakan akan mempraktekkan di lembaga-lembaga yang dipimpinnya, apa yang dipelajari dari PAUDIH. Rombongan berkesempatan untuk melihat langsung pelaksanaannya dan juga prakteknya oleh guru-guru. Rombongan berkeliling dari kelas ke kelas melakukan pengamatan.

Lihat videonya di sini. KLIK!

PAUD Islam Hidayatullah merupakan salah satu penggerak penggunaan pembelajaran sentra di Kota Semarang yang sudah digunakan sejak Tahun 2003. Pembelajaran sentra sendiri merupakan model pembelajaran yang diadopsi dari Florida, Amerika Serikat. Metode Sentra atau Beyond Centers and Circle Time (BCCT) adalah model kurikulum pendidikan anak usia dini yang dirancang oleh Pamela C. Phelps, Ph.D., seorang pendidik yang telah 40 tahun lebih menekuni bidang pendidikan anak usia dini.  Metode Sentra atau BCCT dirancang untuk memenuhi kebutuhan tiga jenis main sebagai moda belajar anak usia dini. Ketiga jenis main yang dibutuhkan anak usia dini itu adalah main sensorimotor, main pembangunan, dan main peran.

Baca juga:  Munaqosyah TK B, penguji: Amazing! lulus 100%

Baca juga:

Rombongan juga menyatakan ingin belajar penerapan belajar dengan metode STEAM dan loose part.

STEAM merupakan akronim dari Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics. Melalui metode STEAM, anak diajarkan berpikir secara komprehensif. Metode STEAM sangat erat dengan ketrampilan abad 21, yaitu untuk mengembangkan anak agar bisa berpikir kritis, bisa kreatif, mau kolaboratif, komunikatif. Melalui metode ini anak akan belajar tanpa menyadari bahwa dirinya sedang belajar, karena STEAM dikemas dalam bentuk permainan menyenangkan bagi anak.
Loose parts adalah media atau bahan yang digunakan dalam pembelajaran STEAM di PAUD Islam Hidayatullah. Loose parts merupakan bahan ajar yang berasal dari bahan bekas yang mudah dipindahkan, dimanipulasi dan cara penggunaannya ditentukan oleh anak. Loose Parts mudah dibawa, digabungkan, dirancang ulang, dipisahkan dan disatukan kembali dengan berbagai cara. Loose Parts menciptakan kemungkinan kreasi tanpa batas dalam aktifitas pembelajaran dan mengundang kreativitas anak.

Menurut informasi, di Kota Semarang sendiri yang notabene kota besar belum banyak menggunakan ketiga model pembelajaran di atas.

“PAUD Islam Hidayatullah merupakan sekolah percontohan di Kota Semarang. Setelah melihat-lihat, monggo jika ada pertanyaan, kritikan atau malah bingung.” Begitu kurang lebih kata Bu Suci, salah satu kepala divisi LPI dalam sambutannya kepada tamu-tamu.

“Bingung.” Kata salah satu peserta.

Suasana berjalan cair namun tetap khidmat. Peserta diijinkan bertanya dan mendapat penjelasan dari tuan rumah. Setelah dirasa cukup, para tamu berkenan meninggalkan PAUD Islam Hidayatullah sekitar pukul 11.30 WIB.

Metode Pembalajaran PAUDIH Jadi Contoh Guru Dari Batang

TPA_KB_TK ISLAM HIDAYATULLAH

Lembaga Pendidikan Islam yang mencakup layanan TPA ( QBS )_KB_TK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *