metode belajar untuk anak usia dini

PAUD Islam Hidayatullah (PAUDIH): Mengoptimalkan Pembelajaran Anak Usia Dini dengan Model Sentra dan Metode STEAM

Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam membentuk perkembangan anak. PAUD Islam Hidayatullah (PAUDIH) telah menyadari betapa berharganya masa emas ini dan berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak usia dini. Dalam upaya mencapai potensi maksimal, PAUDIH mengadopsi model pembelajaran berbasis sentra yang dikembangkan oleh Pamela C. Phelps, Ph.D., seorang pendidik berpengalaman dalam bidang pendidikan anak usia dini selama lebih dari 40 tahun.

Metode sentra yang diterapkan oleh PAUDIH adalah Beyond Centers and Circle Time (BCCT), yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan tiga jenis main yang dibutuhkan anak usia dini, yaitu main sensorimotor, main pembangunan, dan main peran. Melalui pendekatan ini, pembelajaran di PAUDIH dilakukan secara terpadu dan terukur, sesuai dengan tahap perkembangan anak. Guru-guru wali kelas memfasilitasi ketiga jenis main tersebut di dalam kelas. Ada enam sentra yang dikembangkan di PAUDIH, yaitu Balok, Peran, Alam, Seni, Ibadah, dan Persiapan. Setiap sentra dirancang untuk memfasilitasi anak-anak dalam mengeksplorasi kebutuhan belajar mereka.

PAUDIH telah melakukan inovasi dalam pembelajaran sejak tahun 2003, ketika mereka mulai mencari metode pembelajaran yang sesuai untuk anak-anak usia dini. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, PAUDIH bekerja sama dengan berbagai pihak eksternal untuk melakukan inovasi dan meningkatkan kompetensi. Salah satu inovasi yang berhasil dikembangkan oleh PAUDIH adalah pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics) yang bertujuan untuk melatih anak-anak menjadi kritis berpikir, kreatif, kolaboratif, dan komunikatif.

Pembelajaran menggunakan metode STEAM di PAUDIH dirancang dalam bentuk permainan yang menyenangkan. Konsep belajar melalui permainan ini terbukti efektif dalam membantu anak-anak belajar dengan lebih baik, tanpa merasa terpaksa atau tertekan. Metode pembelajaran STEAM juga dikombinasikan dengan penggunaan bahan “loose parts” (bagian-bagian yang bisa dipindahkan) sebagai media pembelajaran. Loose parts adalah bahan bekas yang mudah dipindahkan dan dimanipulasi oleh anak-anak sesuai dengan kreativitas mereka. Kombinasi antara metode pembelajaran STEAM dan loose parts memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak-anak.

Baca juga:  Pentas Seni Siswa Ajang Melatih Kepercayaan Diri

Menurut Bu Nurain, Kepala Sekolah PAUDIH, pendekatan sentra dan metode STEAM yang dikombinasikan dengan media loose parts bukanlah hal baru bagi PAUDIH. Model pembelajaran ini telah diterapkan sejak lama dalam proses belajar mengajar di PAUDIH. Pendekatan ini terbukti sangat membantu anak-anak dalam mengajukan pertanyaan, meningkatkan kreativitas dan imajinasi mereka, memperbaiki keterampilan motorik, mendorong pemecahan masalah, dan mengembangkan berbagai aspek perkembangan lainnya.

Pendidikan anak usia dini merupakan tahap kritis dalam kehidupan seseorang, karena di sinilah anak pertama kali mengenal dunia pendidikan. PAUDIH sebagai lembaga pendidikan Islam memahami pentingnya tahap ini dan berkomitmen untuk menyediakan pendidikan yang berkualitas, inovatif, dan berpusat pada kebutuhan anak-anak. Melalui penggunaan model sentra dan metode STEAM, PAUDIH membantu anak-anak usia dini untuk mengembangkan potensi maksimal mereka, memperkuat keterampilan kognitif dan sosial, serta membentuk landasan yang kuat untuk kesuksesan mereka di masa depan.

Inovasi Pembelajaran Yang Membuat Anak Senang Bersekolah

TPA_KB_TK ISLAM HIDAYATULLAH

Lembaga Pendidikan Islam yang mencakup layanan TPA ( QBS )_KB_TK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *