TK Islam Hidayatullah

Semarang, 7 Maret 2023 – Rombongan guru dari Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kabupaten Gresik melakukan studi tiru di TK Islam Hidayatullah pada Rabu, 7 Maret 2023. Tujuan dari kunjungan tersebut adalah untuk belajar lebih lanjut tentang penerapan implementasi kurikulum merdeka yang telah diterapkan di TK Islam Hidayatullah Semarang.

TK Islam Hidayatullah Semarang telah menjadi contoh sekolah penggerak yang berhasil menerapkan kurikulum merdeka. Keberhasilan mereka dalam mengimplementasikan pendekatan pendidikan yang inovatif ini menarik perhatian para guru di Kabupaten Gresik. Dalam upaya untuk mempelajari dan mempraktikkan metode pembelajaran yang efektif, rombongan guru dari IGTKI Kabupaten Gresik memutuskan untuk berkunjung ke TK Islam Hidayatullah Semarang.

Kurikulum merdeka, yang diperkenalkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) pada tahun 2020, bertujuan untuk memberikan kebebasan kepada sekolah dan guru dalam menentukan materi ajar dan metode pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan setiap siswa. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas dan efisiensi pembelajaran serta hasil belajar siswa.

Dalam kunjungan mereka ke TK Islam Hidayatullah Semarang, rombongan guru dari IGTKI Kabupaten Gresik diterima oleh Bu Iin, Kepala Sekolah TK tersebut, dan beberapa guru lainnya. Mereka berdiskusi tentang penerapan kurikulum merdeka di TK tersebut serta melakukan observasi langsung terhadap kegiatan belajar mengajar di dalam kelas-kelas.

Baca juga: “Menginspirasi Masa Depan: Mahasiswa IAIN Kudus Temui Keunikan PAUD Islam Hidayatullah dalam Kuliah Kerja Lapangan”

Salah satu guru di TK Islam Hidayatullah Semarang memberikan testimoninya tentang manfaat kurikulum merdeka dalam pengembangan kreativitas dan kemandirian siswa. “Dengan kurikulum merdeka, siswa lebih diberi kebebasan untuk mengeksplorasi materi pelajaran dan menggunakan metode pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar mereka. Hal ini membuat siswa menjadi lebih aktif dan mandiri dalam pembelajaran,” ujarnya. Kepala Sekolah TK Islam Hidayatullah Semarang menambahkan bahwa penerapan kurikulum merdeka juga memberikan dampak positif bagi guru dan sekolah. “Kami menjadi lebih fleksibel dalam menentukan materi ajar dan metode pembelajaran yang cocok untuk siswa. Hal ini juga meningkatkan motivasi guru untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi dalam pembelajaran,” katanya.

Baca juga:  Metode Pembalajaran PAUDIH Jadi Contoh Guru Dari Batang

Setelah melakukan studi tiru di TK Islam Hidayatullah Semarang, para guru dari IGTKI Kabupaten Gresik berharap dapat menerapkan kurikulum merdeka dengan lebih baik di sekolah-sekolah mereka. Mereka juga berencana untuk mengadakan pertemuan dan diskusi dengan para guru lainnya di daerah mereka, guna membagikan pengalaman dan pengetahuan yang mereka peroleh selama kunjungan ke TK Islam Hidayatullah Semarang.

Implementasi kurikulum merdeka di Indonesia masih tergolong baru, namun banyak sekolah yang telah berhasil menerapkannya. Kesuksesan TK Islam Hidayatullah Semarang dalam mengimplementasikan pendekatan ini menjadi inspirasi bagi para pendidik di seluruh negeri. Diharapkan dengan adanya kunjungan dan pertukaran pengalaman ini, metode pembelajaran yang inovatif seperti kurikulum merdeka dapat lebih luas diterapkan di sekolah-sekolah lainnya, sehingga mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih efektif dan menyenangkan bagi siswa-siswa Indonesia.

tk-islam-hidayatullah-semarang
tk-islam-hidayatullah-semarang
Penulis: Tim HUmas paudih
IGTKI Gresik studi tiru Keberhasilan TK Islam Hidayatullah Semarang dalam Penerapan kurikulum merdeka

TPA_KB_TK ISLAM HIDAYATULLAH

Lembaga Pendidikan Islam yang mencakup layanan TPA ( QBS )_KB_TK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *