Jurnal Pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

TELAH DIBUKA PPDB 2023/2024. ADA FASILITAS SPESIAL BAGI PENDAFTAR AWAL

Tema: Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Implementasi Kurikulum Merdeka

Alhamdulillah, implementasi kurikulum merdeka di PAUD Islam Hidayatullah berjalan dengan baik. Salah satu agendanya adalah pembelajaran P5 (projek penguatan profil pelajar pancasila) dan telah terlaksana dengan lancar dan meriah pekan ini. P5 merupakan pembelajaran yang memberikan pengalaman langsung sesuai dengan karakteristik lingkungan sekitar agar anak memiliki kompetensi global dan berperilaku yang mencerminkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran P5 berbasis projek. Implementasinya dikemas dengan bermain secara kelompok yang menyenangkan. Model belajar ini sangat mengasyikkan, sehingga siswa merasa senang di sekolah. Setiap kelompok memiliki topik yang sama, namun hasil projek bisa berbeda. Itulah merdeka belajar. Anak-anak menjadi penentu permainannya. Atas bimbingan guru, mereka mengetahui, mereka merancang, mereka menyiapkan, mereka berkarya.

Yuk! Lihat keseruan belajar mereka

Pembelajaran TK Islam Hidayatullah Kelompok B

Kelompok B1

Pekan ini menjadi pekan pertama pembelajaran P5. Setelah mendapatkan wawasan mengenai aneka jajanan khas daerah, kelompok B1 memutuskan untuk membuat wingko babat. Makanan khas Kota Semarang yang banyak digemari orang. Mereka pun mulai merancang apa saja yang dibutuhkan. Dengan arahan Guru, tersusunlah daftar belanja bahan-bahan membuat wingko babat. Selanjutnya, kelompok B1 berbelanja kebutuhan memasak wingko. Kerjasama tidak hanya berhenti disitu, setelah berkreasi wingko babat, saatnya mereka menunjukkan hasil karyanya di pasar bocah hari Jumat yang akan dihadiri oleh orang banyak. Mereka bersemangat Membuat toko untuk pasar bocah.

bu difa

Kelompok B2

“Senangnya kelompok B2 berdiskusi Semarang kotaku”. “Biar tahu, yuk kita incipi makanan khas Kota Semarang, ada wingko babat, lunpia, dan kue mochi”, “Kue mochinya enak ya ada rasa manis, rasa kacang dan kenyil-kenyil, lunpia juga ada kriuk rasa gurih, wingko babatnya kenyal tapi lebih keras dan manis”. begitu kata teman-teman B2

Setelah mencoba makanan-makanan khas Semarang, hasil voting sama jumlahnya, 8 memilih lunpia dan 8 lagi memilih mochi, wingkonya tidak ada pemilihnya. “oke, berarti besok kita bikin lunpia dan mochi untuk kegiatan pasar bocah, semangat”. “Kita siapkan dulu stannya agar kegiatan berjalan sukses. “

bu fat

Kelompok B3

Kegiatan P5 memang sangat menantang. Salah satu kegiatan dari implementasi kurikulum merdeka ini mengajarkan anak-anak membuat sebuah projek. Mereka mengetahui, mereka merancang, mereka mengerjakan, mereka berkarya. Luar biasa! Antusias orangtua dalam menghargai karya anak-anak juga akan menjadi pengalaman tersendiri bagi anak-anak.

bu ima

Kelompok B4

Sebelum melaksanakan kegiatan P5, anak-anak menerima penjelasan dari Guru apa itu P5. Selanjutnya mereka yang menentukan, mau membuat sebuah projek apa. Setelah berdiskusi, disepakati untuk membuat sebuah Cafe tradsional. Saatnya mereka beraksi, bekerjasama membuat toko untuk berjualan. Toko siap, saatnya berbelanja alat bahan untuk memasak makanan tradisional khas Semarang. Kita buat lumpia dan wingko babat. Yuk cari bahannya, kita belanja di supermarket Superindo.

KIta buka cafenya di hari pasar bocah. wah…Alhamdulillah, dagangan kita laris.

Bu dijah
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah kartun-guru-gif-1.gif

Pembelajaran TK Islam Hidayatullah Kelompok A

Fasilitas spesial bagi pendaftar awal. Segera manfaatkan kesempatan istimewa ini

Baca juga:  MATERI HAFALAN HADITS

Kelompok A1

Kegiatan kelompok A1 pekan ini diantanya Ikrar bersama di halaman sekolah. Agenda selanjutnya adalah belanja ke superindo, dengan membawa daftar belanjaan, mereka diajak untuk memilih bahan membuat lunpia. Kita siapkan toko kita untuk berjualan. Kita kuat, kita kompak, kita bersama-sama membuat toko ” gotong royong”. Di hari yang berbeda, kelompok A1 berkreasi membuat lunpia. Alhamdulillah, kita dibersamai Mama Ola dan Mama Niken perwakilan orang tua siswa kelompok A1. “Terima kasih mama-mama sekalian”.

bu aINUN

Kelompok A2

Kelompok TK A2 akan melaksanakan penguatan projek profil pelajar pancasila dengan judul projek “Pasar Bocah”. Kegiatannya yang pertama adalah menemukan dan menentukan ide. Langkahnya dengan menonton video berbagai macam jajanan khas Semarang dan sekitarnya. Setelah itu, mereka bersdikusi. Diputuskan bahwa Kelompok A2 akan berjualan kripik tumpi sebagai makanan khas Kota Semarang dalam acara Pasar bocah nanti. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan merencanakan bahan-bahan yang akan dibeli esok hari di superindo.

Hari ketiga kegiatan P5 project “pasar bocah”, kelompok TK A2 sangat bersemangat dan antusias. Mereka ke supermarket untuk berbelanja bahan-bahan yang akan digunakan untuk membuat kripik tumpi. Tidak hanya itu, mereka juga bersama-sama menghias meja display yang akan digunakan untuk berjualan nanti . Agar tempat display bagus, kelompok A2 mengeluarkan ide-ide kreatifnya dalam menghias dan mendekor tempat berjualan mereka.

Hari keempat P5 project “pasar bocah” kelompok TK A2 membuat dan memasak kripik tumpi. Ada yang membantu mengupas bawang, mengulek bumbu, mengaduk adonan, mencuci daun jeruk, dan packing kripik tumpi yang sudah matang. Hari terakhir kegiatan P5 “Pasar Bocah”, kelompok TK A2 berjualan peyek tumpi. “Wahh Alhamdulilah, peyek tumpinya habis terjual”.

bu haning

Kelompok A3

Kegiatan diawali dengan berjemur untuk pemanasan, agar semakin bersemangat & ceria. Tampak semua senang gembira. Selanjutnya melihat video tentang makanan autentik Kota Semarang. Agar makin tahu, kita incip-incip jajanan bocah jaman biyen khas Kota Semarang . Muncullah ide membuat pisang plenet sebagai projek bersama. Hari berikutnya kita berbelanja ke warung untuk membeli bahan membuat pisang plenet. Namun di warung ada beberapa bahan yang tidak tersedia alias stok habis. Lalu tercetus ide dari salah seorang murid “mampir di alf*mar* depan SD buuuu”. Belanjalah kita kesana.

Hari ketiga kelompok A3 membuat tempat berjualan. Subhanallah semangatnya..”Ini tempat jualan pisang plenet” kata mereka. Sungguh ide yg luar biasa. Selanjutnya kita berkreasi memasak pisang plenet, Alhamdulillah bisa berkolaborasi dengan perwakilan walimurid. Dan di Pasar bocah, kita jadikan ajang belajar marketing & gelar karya. Subhanallah. mereka sangat antusias.

bu ria

Kelompok A4

Pekan ini, Kelompok A4 juga turut mengadakan kegiatan P5. Super seru. Kita tonton dulu video mengenai makanan-makanan khas Kota Semarang. Setelah itu kita jadi lebih paham dengan mencoba rasa dari aneka makanan khas Kota Semarang. Setelah itu, kita diskusikan untuk membuat sebuah proyek. KIta tahu, kita paham, kita siapkan, dan kita berkarya di pasar bocah. Luar biasa serunya.

bu yani

Kelompok A5

Untuk mengawali kegiatan P5 anak-anak menonton video makanan khas Kota Semarang. Selanjutnya mereka siap berkarya, mereka mempersiapkan stand untuk nanti berjualan es cao dan peyek tumpi. Hari berikutnya anak-anak berbelanja membeli bahan-bahan yang dibutuhkan untuk membuat es cao dan peyek tumpi.

Saatnya untuk praktik. Mereka memasak bersama mambuat peyek tumpi dan es cao. Selain kegiatan projek P5, pekan ini kelompok A5 jadwalnya berenang. Wih..senangnya. Waktunya berbeda anatara muslim dan muslimah. Hari pertama kelompok muslim, hari berikutnya yang muslimah. Keserruan berlanjut. Finally anak-anak berjualan es cao dan peyek tumpi di pasar bocah. lariiisss.

bu iva

Pembelajaran Kelompok Bermain (KB) Islam Hidayatullah

KB1

Hari pertama P5 teman-teman berkegiatan melihat video tentang budaya kota Semarang khususnya tentang makanan khasnya. Selain melihat video, teman-teman juga menentukan makanan apa yang akan dimasak dan dijual di kegiatan pasar Bocah. Mereka juga mencicipi rasa tahu petis dan membuat list bahan-bahan yang akan dibeli besok pagi.

Saatnya berbelanja ke toko sayur dan buah yang berada di dekat sekolah. Mereka membawa list nama barang-barang yang akan dibeli. Mereka juga belajar membayar sendiri ke penjualnya. Selanjutnya hari berkreasi tiba. Teman-teman dibantu oleh guru dan perwakilan dari orang tua memasak bahan-bahan yang kemarin sudah dibeli. Kita saling bekerjasama untuk membuat tahu petis yang enak dan lezat. Teman-teman dan guru membantu memotong-motong tahu untuk digorang, ortu membantu memasak petisnya. “Alhamdulillah rasa tahu petisnya enak “. kata anak.

Puncak dari kegiatan P5 yaitu “Pasar Bocah” . Teman-teman berjualan tahu petis di stan yang telah disediakan. Mereka belajar jadi seorang entrepreneur sejak dini. Menawarkan dagangannya, melayani pembeli, dan belajar menghitung laba jualan. Subhanallah Alhamdulillah ..jualannya laris.

bu husnul

KB 2

Kegiatan pertama KB 2 adalah pengetahuan tentang makanan khas kota semarang. Agar makin tahu dan paham, mereka mencicipi makanan khas kota semarang dan menentukan makanan yang akan dimasak dan dijual. Kemudian mereka juga menyiapkan tempat display jualannya dan menghiasnya untuk stan jualan. Mereka melakukannya dengan berkelompok bekerja sama.

Untuk menyiapkan bahan, anak-anak KB 2 berbelanja ke superindo untuk membuat roti ganjel rel. Mereka belanja seperti membeli tepung, telur, gula, wijen, bubuk kayu manis, dan mentega, Alhamdulillah sudah belajar berani mandiri, membeli gula jawa. Mereka belajar mengenal lingkungan supermarket. Tiba waktunya untuk berkreasi , memasak roti ganjel rel. Alhamdulillah dibersamai perwakilan wali murid. Nah..di pasar bocah kita menjual roti ganjel rel.

bu silvi

KB 3

Hari pertama semua kelompok berrmain dari KB1 sampai KB 4 menonton video tentang makanan khas Kota Semarang. Selanjutnya mencicipi aneka rasanya agar makin paham. Setelah itu menyusun sebuah proyek dan ditentukan bahwa akan membuat dan menjual tahu petis serta roti ganjel rel. Kemeriahan pasar bocah kelompok bermain. Alhamdulillah, antusias wali murid membuat acara semakin berkesan.

bu umai

KB 4

Hari pertama kegiatan P5 KB 4 menonton video tentang wisata Semarang dan jajanan tradisional bersama KB 1, KB 2, dan KB 3 di sentra olah tubuh dan musik. Hari kedua KB 4 dan KB 1 melanjutkan kegiatan hari pertama membahas tentang bahan-bahan yang akan dibeli untuk membuat tahu petis. Hari Rabu KB 4 berbelanja ke toko sayur bersama-sama membeli bahan untuk membuat tahu petis.Hari Kamis KB 4 memasak tahu petis bersama. Senangnya..tahu petisnya yummy. Terima kasih Mama-mam yg telah membantu.

Puncak kegiatan P5, KB4 mengikuti Pasar bocah ” jajanan jaman biyen ” KB 1 sampai KB 4 menyediakan tahu petis & roti ganjel rel. Alhamdulillah lancar dan sukses.

bu samsi

Serba-serbi pasar bocah

Mengaji Buku Jilid & Hafalan doa, hadits, surat pendek

Alhamdulillah, program mengaji di sekolah berjalan dengan baik. Semua siswa hebat dan berkembang sesuai tahapannya. Terlaksananya kegiatan ini pastinya tak lepas dari peran wali siswa. Dukungan dan pendampingan beliau-beliau di rumah dengan tetap sesuai petunjuk dari sekolah membuat siswa semakin maksimal perkembangannya. Selain membaca buku jilid, siswa juga juga dikenalkan dengan , hafalan doa harian, hadits, dan surat pendek. Program hafalan minggu ini untuk TK A: Melancarkan surat An nas/hadits jangan marah dan menambah doa masuk kamar mandi. TK B : Menghafal naik kendaraan, serta melancarkan niat sholat Dzuhur dan Surat Al Fiil serta. Khusus TK B ada tambahan materi cara ber-wudhu dan solat.

BU DIYAN [KOORDIANTOR BAQ]

Prestasi Mengaji Pekan Ini

 Peristiwa

Supervisi Ummi Foundation Surabaya,Ust. Roghibi: TK Islam Hidayatullah Bisa Menjadi Contoh 

Komitmen LPI Hidayatullah dalam mewujudkan generasi insan khairu ummah salah satu caranya adalah membekali siswa-siswi yang belajar di LPI Hidayatullah bisa mahir membaca Alquran. Ummi Foundation yang memiliki metode ummi dipercaya untuk digunakan sebagai metode belajarnya. Untuk terus menjaga kualitas dan meningkatkan kuantitas maka pekan ini Ummi Foundation melakukan supervisi ke unit-unit pendidikan LPI Hidayatullah mulai dari jenjang PAUDI hingga SMA.

Alhamduliil;lah, berdasarkan refleksi salah satu perwakilan dari tim supervisor Ummi Foundation Surabaya, Ust. Roghibi memberi pernyataan bahwa "TK Islam Hidayatullah bisa menjadi contoh pengajaran Alquran metode Ummi bagi pendidikan anak usia dini dari daerah-daerah yang menerapkan metode ummi di lembaganya.

Trial class

Pekan ini, tepatnya hari Sabtu, 1 Oktober 2022 juga telah dilaksanakan trial class di PAUD Islam Hidayatullah. Antusias masyarakat luar biasa mengikuti kegiatan ini. Slot yang telah disediakan panitia telah habis dan bagi calon peserta harus rela mengantri di sesi yang akan datang.

Baca juga:  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Kelompok A TK Islam Hidayatullah

Event ini merupakan salah satu agenda memeriahkan pembukaan PPDB 2023/2024 PAUD Islam Hidayatullah. Dalam event peserta diperkenankan mencoba pembelajaran yang dilaksanakan di PAUD Islam Hidayatullah. Mereka juga bisa melihat secara langsung fasilitas yang ada. Kegiatan semakin menarik karena bagi pendaftar PPDB awal disediakan fasilitas diskon spesial. Wah. Jadi makin seru deh.

Butuh info PPDB?

Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah tanda-panah-ke-bawah-1.gif
Gambar ini memiliki atribut alt yang kosong; nama berkasnya adalah 4a8461_1c6ebd5cf3c44576b07fcf5964f1891d_mv2.gif

#Paud Islam Hidayatullah #Paud Terbaik Semarang # Paud Islam Terbaik # TK Islam Hidayatullah # TK Terbaik Semarang # TK Islam Terbaik Semarang #TK Islam terdekat # rekomendasi TK Terbaik Semarang # TK Islam terbaik di Semarang Timur # TK terdekat dari lokasi saya # SD Islam Hidayatullah # SMP Islam Hidayatullah # SMA Islam Hidayatullah

Jurnal Pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila

TPA_KB_TK ISLAM HIDAYATULLAH

Lembaga Pendidikan Islam yang mencakup layanan TPA ( QBS )_KB_TK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *